IHATEC Pelatihan halal terbesar di Indonesia mendapatkan penghargaan rekor dunia sebagai penyelenggara pelatihan halal Internasional online dengan peserta terbanyak selama 1 tahun yang diberikan oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Indonesia Halal Training & Education Center (IHATEC) adalah lembaga pelatihan dan edukasi bidang Halal yang pertama dan terbesar di Indonesia. Berdiri sejak tahun 2016 berawal dari kebutuhan akan pelatihan halal bagi perusahaan yang akan mensertifikasi halal produknya. Meski terbilang muda, IHATEC telah berhasil memberikan pelayanan pelatihan reguler kepada lebih dari 13.517 peserta di dalam negeri dan 4.048 di luar negeri, serta pelatihan inhouse kepada lebih dari 368 perusahaan dalam negeri dan 168 perusahaan luar negeri.

Bahkan di tengah pandemi Covid-19 yang membatasi adanya kegiatan pelatihan tatap muka, IHATEC masih bisa menyelenggarakan pelatihan meski tidak tatap muka. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi, IHATEC berhasil menyelenggarakan pelatihan secara daring dengan sangat baik. Tak hanya penghargaan rekor MURI, IHATEC juga telah menjadi Lembaga pelatihan halal pertama yang memperoleh akreditasi dari Lembaga Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja (LA-LPK).

Sebagai wujud rasa syukur dan untuk mempererat tali silaturahmi dengan para stakeholder, IHATEC menyelenggarakan acara penganugerahan akreditasi dan Rekor Dunia MURI yang dilaksanakan pada Rabu (17/03). Acara tersebut diikuti lebih dari 200 stakeholder halal melalui aplikasi daring. Mereka diantaranya adalah perwakilan dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Dewan Halal Nasional (DHN), Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) MUI, Kementerian Ketenagakerjaan RI, dan Lembaga Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja (LA-LPK).

Prestasi IHATEC Sebagai Lembaga Pelatihan Halal

1. IHATEC Raih Rekor Dunia MURI

IHATEC – Indonesia Halal Training dan Education Center mendapatkan penghargaan rekor dunia sebagai penyelenggara pelatihan halal Internasional online dengan peserta terbanyak selama 1 tahun yang diberikan oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan ini diberikan oleh Prof. Dr,h.c.KP Jaya Suprana, The Chairman of The Indonesian Museum of World Records kepada Evrin Lutfika selaku Direktur IHATEC pada hari Selasa, 23 Februari 2020.

Dalam acara penganugerahan pada tanggal 17 Maret 2021, Jaya Suprana selaku Founder MURI dan Evrin Lutfika sebagai Direktur dari IHATEC menyampaikan beberapa sambutan atas prestasi ini. Cuplikan dari acara penganugerahan tersebut bisa disaksikan melalui vidio dibawah ini.

“Di tengah pandemi Covid-19 IHATEC berhasil mencatatkan Rekor Dunia Indonesia yaitu The Online International Halal Training with the Most Participants in a Year, dengan total jumlah 2975 peserta yang dilakukan sejak bulan Maret-Desember 2020 yang menjadikan rekor ini bukan hanya rekor nasional, bahkan menjadi rekor dunia. Tentu saja penghargaan ini sudah melalui proses verifikasi yang sangat ketat oleh tim MURI. Maka kami ucapkan selamat kepada IHATEC atas asa dan karya yang telah diciptakan untuk mengharumkan nama negeri Indonesia” ujar Jaya Suprana.

Direktur IHATEC, Evrin Lutfika menjelaskan, “meski IHATEC baru berdiri pada 2016 dan resmi beroperasi pada 2017, artinya baru tiga tahun beroperasi, realisasi pelatihan hingga 2020 telah mencapai 13.517 peserta untuk pelatihan reguler dan 4.048 peserta untuk pelatihan internasional”.

Pelatihan Halal yang dilakukan oleh IHATEC bahkan tidak hanya meliputi pelatihan terhadap pelaku usaha dalam negeri. IHATEC telah melakukan pelatihan halal terhadap perusahaan manca negara. Negara-negara eropa, Australia, Amerika, Rusia, China, Korea, Jepang, hingga Taiwan merupakan beberapa negara yang sudah menjalankan pelatihan halal bersama IHATEC.

Bagi IHATEC, apresiasi rekor dunia ini merupakan sebuah kehormatan. Profesionalitas dan konsistensi IHATEC dalam menjalankan pelatihan online tidak lepas dari kerjasama dan kepercayaan dari para stakeholder. Selain itu, IHATEC telah menjadi Lembaga pelatihan halal pertama yang memperoleh akreditasi dari Lembaga Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja (LA-LPK).

 

Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja (LA-LPK)

Tidak hanya rekor muri yang diraih IHATEC, prestasi lain yang diraih IHATEC adalah Akreditasi dari Lembaga Pelatihan Kerja (LA-LPK). Pada 2020 lalu IHATEC sudah resmi terakreditasi oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LA-LPK). IHATEC telah terdaftar sebagai lembaga pelatihan kerja (LPK) di Kementerian Ketenagakerjaan RI dengan nomor lisensi 560/18 – LATTAS tahun 2020 dan nomor VIN 2003327102 serta telah terakreditasi oleh Lembaga Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja (LA-LPK) dengan nomor sertifikat III/LA-LPK/XII/2020.

Kepala Pusat dan Pengawasan JPH-BPJPH, Hj. Siti Aminah dalam acara tersebut mengapresiasi berbagai prestasi yang diraih IHATEC dalam usianya yang masih belia. Poin terpenting, kata Siti adalah status IHATEC yang telah terakreditasi dari Kemenaker. “Ini poin penting, sebab sampai saat ini belum ada lembaga pelatihan halal yang terakreditasi. Untuk pelatihan lain banyak, tapi untuk pelatihan halal baru IHATEC,” kata Siti.

Terakhir Direktur IHATEC, Evrin Lutfika menyampaikan. “Dengan pencapaian-pencapain ini menjadi motivasi bagi kami untuk senantiasa berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik melalui program-program yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, menjalin kerjasama dengan semua stakeholder untuk bersinergi dalam mewujudkan insan halal yang kompeten. Terima kasih atas kepercayaan anda kepada IHATEC”.

en_USEN
Open chat
Hallo Admin